Cerpen Agusta 3
Kelasku bukan nasional tapi regional. Akan tetapi aku tidak pernah membunuh korbanku. Mengapa ? Karena tindakanku bersih, tidak ada korban nyawa yang meninggal. Semua korban selamat nyawanya, tidak pernah berurusan dengan pihak berwajib, tidak pernah tertangkap massa , aku dan kelompokku murni hanya mengambil harta!!! Tidak ada gunanya mengambil nyawa seseorang, itu urusan Tuhan, bukan aku. Aku tidak tega membunuh sesama manusia. Melukai sampai berdarah aku masih sanggup. Diantara teman sekelompok hanya aku sendiri yang tidak berani membunuh. Meskipun melakukkan operandi kejahatan kami berdelapan sepakat bahwa tidak boleh ada korban sampai meninggal dunia. kami memang sepakat bahwa setiap tindakan kejahatan tidak boleh menimbulkan korban jiwa. Tak terasa sudah sepuluh tahun aku bersama kelompokku berada digaris hitam. Selepas 1990 aku masih belum dapat melepaskan diri dari dunia hitam meskipun aku bukan menjadi pelaku lagi. Aku berhenti total menjadi bajin...